Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

RUNTUHNYA PERAN POLITIK KAUM SANTRI ERA SULTAN AGUNG : MASUKNYA PESANTREN DALAM KUPTASI : POLITIK MATARAM

Gambar
     Dua periode perkembangan Islam abad 15-16 M dan abad 17 pada dua wilayah Jawa Tengah dan Timur  seakan menggambarkan kepada kita bahwa ada tahapan yang aneh dalam sejarah Jawa. Gambaran itu ternyata seiring dengan perkembangan politik kaum santri. Kondisi ini membuat sebuah pertanyaan besar dibenak peneliti sejarah, kenapa ketika peran politik kaum santri melemah, justru peran budaya Jawa menguat; atau sebaliknya ketika peran politik santri menguat peran budaya Jawa melemah? dan saat peran politik kaum santri runtuh disitulah kejayaan Budaya Jawa mengibarkan bendera kemenangan.  Maka disinilah muncul sebuah asumsi telah terjadi politico Kultural dalam budaya politik Mataram, dimana politik kerajaan memainkan peran pentingnya untuk memenangkan budaya Jawa disbanding budaya Islam, dalam kontestasi budaya Mataram.   Penelitian ini fokus membahas tentang tema Runtuhnya Peran Politik Kåum Santri Era Sultån Agung (Hibridisasi Jawa-Islam Dalam Politico Cultural Mataram), yang terbagi da

Mitigasi Bencana Upaya Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

Gambar
              Bencana alam tidak pernah terduga datangnya,dan manusia kurang mempersiapkan diri dalam menghadapinya. Akibatnya, banyak korban yang sulit tertolong ketika bencana datang. Hal tersebut tidak akan terjadi bila kita bisa melakukan proses mitigasi dan kesiapsiagaan bencana alam dengan sedini mungkin dan sebaik mungkin             Buku ini berisi tentang berbagai informasi tentang pengertian tentang bencana alam dan berbagai bencana alam. Beberapa negara pernah mengalami bencana-bencana dari segi kerusakan kecil hingga kerusakan besar hingga berdampak terhadap keseimbangan kelangsungan hidup manusia. peristiwa bencana yang paling dahsyat adalah bencana alam tsunami di aceh tahun 2004. peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang menyadarkan Indonesia betapa pentingnya peningkatan dalam penanganan bencana alam.             Buku ini juga menjelaskan mengenai berbagai cara dalam penanganan atau mitigasi yang harus dilakukan disaat, sebelum, dan sesudah bencana alam berlangsung. M

PLPM (Pelestarian Lingkungan dan Pengabdian Masyarakat )

Gambar
           Pelestarian Lingkungan dan Pengabdian Masyarakat (PLPM) atau yang biasa disebut dengan konservasi merupakan suatu upaya, langkah serta metode pengelolaan dan penggunaan biosfer secara bijaksana untuk generasi sekarang dengan tetap terpeliharanya potensi untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi yang akan datang. Di Indonesia konservasi mulai dikenal sekitar tahun 1910-an. Diawali dari para naturalis Belanda yang mempunyai rasa memiliki terhadap alam Indonesia yang kaya dengan aneka ragam flora dan fauna. Para naturalis ini memiliki suatu perkumpulan yang bernama “Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda” yang diketuai oleh Dr. SH Koorders. Saat ini konservasi di Indonesia sudah memiliki badan sendiri yang dikenal sebagai BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Selain itu konservasi juga sudah banyak dikenal di kalangan komunitas pecinta alam Indonesia sebagai bentuk kegiatan dalam menjaga kelestarian dan kekayaan alam di Indonesia. Buku PLPM ini sebagai panduan dasar dala

Caving (Susur Gua)

Gambar
  Caving merupakan suatu kegiatan penelusuran alam bawah tanah atau biasa disebut gua. Caving bukanlah kegiatan petualangan alam bebas populer yang terkenal di kalangan masyarakat umum layaknya mendaki gunung atau panjat tebing. Jika mendaki gunung dan panjat tebing dapat melihat keindahan dari ketinggian, maka caving akan membawamu melihat keindahan dari dalam lorong-lorong sempit bawah tanah. Gua memiliki dua tipe yaitu gua horizontal dan gua vertikal. Saat ini caving sudah mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya para pegiat pecinta alam. Buku ini menjelaskan mengenai materi-materi yang dibutuhkan ketikan melakukan kegiatan caving. Meliputi materi speleologi, peralatan yang digunakan, simpul-simpul, dan juga teknik dalam melakukan penelusuran gua. Diharapkan dengan adanya buku caving ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan sebelum melakukan kegiatan penelusuran gua.

Orad (olahraga Arus Deras)

Gambar
  Olahraga arus deras atau biasa disebut rafting merupakan salah satu kegiatan yang bisa dibilang cukup ekstrim. Tidak semua orang dapat melakukan kegiatan olahraga ini secara mudah, harus dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Olahraga ini sudah terkenal di Indonesia sejak tahun 1970, yang dipelopori oleh komunitas pecinta alam didaerah bandung dan jakarta. olah raga ini kemudian menjadi salah satu olah raga petualangan yang paling diminati para pecinta alam. Sekarang banyak komunitas pecinta alam di Indonesia yang memilih olahraga arus deras (ORAD) menjadi salah satu kegiatan rutin yang ada di komunitas pecinta alam. Buku Olahraga Arus Deras (ORAD) ini sebagai panduan dasar dalam melakukan kegiatan olahraga arus deras. Buku ini menjelaskan tentang materi-materi yang dibutuhkan dalam kegiatan olahraga arus deras. Mulai dari sejarah, peralatan, dan teknik-teknik dasar yang digunakan dalam olahraga arus deras. Diharapkan dengan adanya buku olahraga arus deras ini dapat men

Panduan Mengajar TPQ/TPA

Gambar
  Salah satu yang menunjukkan keutamaan al Qur‟an adalah dijanjikannya pahala bagi yang membacanya. Sekedar membaca saja sudah berpahala, dan ini tentu berbeda dengan bacaan yang lainya baik hadits maupun yang lainnya. Mengingat begitu agungnya kedudukan Al Qur‟an, hendaknya kita berinteraksi sebaik-baiknya dengan Al Qur‟an. Semampu mungkin kita berusaha menjadi ahli Qur‟an. Seorang Ahli Al Qur‟an senantiasa berusaha untuk membaca, mempelajari, mentadaburi, mengamalkan serta mendakwahkan isi Al Qur‟an. Dalam sebuah haditsnya Rasulullah shalallahu „alaihi wassalam menyatakan dengan tegas bahwa sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari dan mengajarkan Al ur‟an. Buku ini berisi panduan dan petunjuk penting bagi para   engajar TKA, TPA/TPQ maupun TQA. Selain itu, buku ini juga berisi kumpulan materi yang meliputi ilmu tajwid, akidah, akhlak, ibadah, do‟a-doa dan lainnya. Sebagian pembahasan di buku ini kami ringkaskan dari buku kami “Panduan Muslim Sesuai Al Qur‟an dan As Sunnah, Le